Begitu bejatkah Moral Pejabat Kita ????

Thursday, March 25, 2010

Dari hari ke hari, bulan kebulan, tahun ke tahun rasanya tidak pernah berhenti baik media cetak ataupun media elektronik memberitakan kasus korupsi dan suap, baik yang dilakukan individu (oknum) atapun institusi-institusi yang memang berdekatan dengan masalah keuangan negara.
Hukumanpun telah dijatuhkan bahkan disebar luaskan keseluruh penjuru pelosok nusantara dengan harapan adanya efek jera terhadap para pelaku tindak korupsi dan suap.

Namun apa yang terjadi ???? jumlah kasus korupsi dan suap yang kita lihat dan dengar di media cetak ataupun elektronik bukannya bertambah sedikit justru bertambah banyak, bahkan merata hampir diseluruh wilayah Republik Indonesia yang kita cintai ini.
Mulai dari kasus Edi Tanzil, BLBI, Jamsostek, Dana Abadi Umat, Korupsi Depsos, Century dan kasus yang sedang hangat-hangatnya menjadi pembicaraan rakyat saat ini "MARKUS PENGEMPLANGAN PAJAK" , belum lagi kasus-kasus penyelewengan/penggelapan Anggaran APBD yang terjadi ditingkat propinsi maupun kabupaten dihampir seluruh wilayah Indonesia.

Ditengah hangat-hangatnya pemberitaan kasus markus pajak tersebut .... muncul pula kasus suap yang dilakukan oleh perusahaan besar dari Jerman "Daimler" sebuah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif papan atas (Mercedes Benz) dengan menggelontorkan uang sebesar US$ 41.000 kepada para pejabat dari perusahaan bus milik negara, "PERUM DAMRI" dengan tujuan agar mendapat kemudahan memenangkan dan mendapatkan kontrak dengan perusahaan milik negara tersebut.
Maka lengkap dan tepatlah jika Indonesia mendapatakan predikat sebagai negara TERKORUP se Asia.

Kekecewaan demi kekecewaan yang muncul dihati masyarakat dari tindakan-tindakan para pejabat tersebut. Tidak aneh dan sesuatu yang wajar bila muncul gerakan-gerakan yang terorganisir yang mengatasnamakan keadilan, melakukan gerakan demontrasi di jalan-jalan ataupun dunia maya seperti halnya "Gerakan 1.000.000 Dukung Facebookers BOIKOT BAYAR PAJAK untuk KEADILAN'
dan sesuatu yang logis pula bila muncul pertanyaan dikalangan masyarakat .........

Begitu bejatkah moral para pejabat kita ??????

When no work is done (Nyepi days 2010 (Caka 1932)

Thursday, March 18, 2010

Nyepi is a Balinese "Day of Silence" that falls on Bali's Lunar New year (in 2010, it will be on March 16). It is a day of silence, fasting, and meditation.
Observed from 6 a.m. until 6 a.m. the next morning, Nyepi is a day reserved for selfreflection and as such, anything that might interfere with that purpose is restricted. The main restrictions are: no lighting fires (and lights must be kept low); no working; no entertainment or pleasure; no traveling; and for some, no talking or eating at all. The effect of these prohibitions is that Bali’s usually bustling streets and roads are empty, there is little or no noise from TVs and radios, and few signs of activity are seen even inside homes. The only people to be seen outdoors are the Pecalang, traditional security men who patrol the streets to ensure the prohibitions are being followed.
Although Nyepi is primarily a Hindu Bali holiday, non-Hindu residents of Bali observe the day of silence as well, out of respect for their fellow citizens. Even tourists are not exempt; although free to do as they wish inside their hotels, no one is allowed onto the beaches or streets, and the only airport in Bali remains closed for the entire day. The only exceptions granted are for emergency vehicles carrying those with life-threatening conditions and women about to give birth.
On the day after Nyepi, known as Ngembak Geni, social activity picks up again quickly, as families and friends gather to ask forgiveness from one another, and to perform certain religious rituals together.

* First, The Melasti Ritual is performed at the 3-4 previous day. It is dedicated to Sanghyang Widhi Wasa and is performed at the beach to respect them as the owner of The Land and Sea. The ritual performed in temple near the sea (Pura Segara) and meant to purify Arca, Pratima, and Pralingga (sacred objects) belongs to several temples, also to acquire sacred water from the sea.
* Second, The Bhuta Yajna Ritual is performed in order to vanquish the negative elements and create balance with God, Mankind, and Nature. The ritual also meant to appease Batara Kala by Pecaruan offering. Devout Hindu Balinese villages usually make Ogoh ogoh, demonic statues made of bamboo and paper symbolizing negative elements or malevolent spirits. After the ogoh-ogoh have been paraded around the village, the Ngrupuk ritual takes place, which involves burning the ogoh-ogoh.
* Third, The Nyepi Rituals is performed with the following conditions: Amati Geni: No fire/light, Amati Karya: No working, amati Lelunganan: No traveling and Amati Lelanguan: Fasting and no revelry/self-entertainment
* Fourth, The Yoga/Brata Ritual starts at 6:00 AM (e.g. March 26, 2009) and continues to 6:00 AM the next day.
* Fifth, The Ngebak Agni/Labuh Brata Ritual is performed for all Hindus to forgive each other and to welcome the new days to come.
* Sixth and finally, The Dharma Shanti Rituals is performed as the Nyepi Day or "Day of Silence."

Parade ogoh ogoh 2010 - Nyepi 2010/caka 1932

Wednesday, March 17, 2010

Parade ogoh-ogoh salah satu ritual yang sangat penting dalam ritual perayaan Nyepi, dimana ogoh ogoh tsb akan diarak ke berbagai penjuru banjar, kota, dan bahkan kawasan, sebagai pertanda hadirnya pribadi Sang Bhuta Kala dalam alam ini. Ogoh ogoh menggambarkan sosok kepribadian Butha Kala yang menggambarkan suatu kekuatan alam semesta semesta (bhu) dan waktu dan ruang yang tidak terukur (kala)
Secara wujud ogoh ogoh ini cendrung ditampilkan sebagai sosok yang raksasa yang menakutkan dengan kebiasaannya yg suka memakan daging manusia dan berbuat keonaran/kerusakan dalam kehidupan manusia.
Oleh karena itu diakhir ritual tersebut ogoh goh akan diarak ke suatu tempat (pantai/tanah lapang) dan dibakar beramai-ramai. sebagai simbol penghancuran nilai kejahatan yang cendrung melekat kuat pada diri manusia, terhadap nilai nilai kebenaran yang hakiki pada diri manusia. (daniel-qb4L1@yahoo.com)

see  ogoh ogoh video
http://www.youtube.com/watch?v=JNYR94uNvpw